Untukmu, yang Esok Menggenapkan Separuh Agama

Kami bertemu di bawah terik matahari, ditemani para murabbi. Bersama gugup, bersama harap dan takut. Dalam perlintasan takdir, kami menyengaja hadir. Demi menjaga kesucian diri, kesucian hati. Khouf.. Roja.. Kami rajut November dengan doa-doa yang melangit angkasa, merangkum degup harap dan pasrah, kami bersujud dalam asa, mengharap sakinah mengganti resah, mengantarkan mimpi-mimpi dua insan yang […]

Di Antara Hujan

Langit berjelaga. Saya pinjam diksi itu dari para sastrawan yang hendak menggambarkan mendung. Dengan awan bergumpal, dan suasana yang gelap abu-abu. Di kota-kota besar, yang pinggirannya sempit, penuh sesak dijubeli rumah-rumah tak permanen, berpasang mata manusia memandangi hujan yang mulai rintik perlahan. Orang-orang berlarian mencari teduh, penghuni rumah-rumah reot menyiapkan baskom dan ember usang untuk […]